Lengkap! Hukum Umroh, Niat Umroh, Rukun Umroh, Syarat Umroh Dan Keutamaan Umroh Serta Larangan Umroh

Kalau berbicara soal umroh, maka hukum umroh, niat umroh, rukun umroh, syarat umroh dan keutamaan umroh serta larangan umroh pun menjadi pengetahuan yang sangat kita butuhkan. Di mana kita akan mendapatkan pengetahuan secara lebih detail lagi. Apalagi bagi kita yang akan menjalankan ibadah umroh, maka akan sangat perlu untuk mengetahui seluk beluk umroh agar perjalanan umroh berjalan lancar dan mabrur.

Layaknya saat kita akan menjahit baju, maka kita sangat membutuhkan bahan-bahannya, modelnya, biaya yang dibutuhkan, dan lain sebagainya. Bisa dikatakan jika kebutuhan akan menjahit baju itu adalah untuk membuat kita nyaman dalam berpenampilan, utamanya dalam menutupi aurat, jadi kalau memang butuh, maka baju adalah kewajiban.

Bisa diibaratkan sebagai hukumnya. Kemudian, tujuan menjahit baju dikatakan sebagai niatnya. Mengingat berbagai macam jenis baju yang bisa kita buat, maka kita harus tahu dulu baju yang akan kita jahitkan itu untuk dipakai ke acara, kerja, atau harian. Berbagai bahan dan alat menjahit harus disiapkan, jika ada salah satu yang tidak ada, maka menjahit tidak akan dilakukan. Ini diibaratkan sebagai rukunnya.

Ilustrasi tersebut membuktikan bahwa dalam melaksanakan ibadah umroh harus sesuai dengan ketentuan syariat agama yang telah diatur di dalam Al Qur’an dan Al Hadits. Untuk itulah kita harus mengerti bagaimana bacaan niat untuk berbakat umroh, apa hukum melaksanakan umroh, apa saja tujuannya, dan yang paling penting adalah apa saja larangan yang harus kita patuhi, sehingga umroh bisa dikatakan sukses atau berhasil.

Umroh itu sama dengan haji, dalam hal adanya hukum, niat, rukun, syarat, dan tata cara pelaksanaanya, secara umum. Namun keduanya berbeda, yakni dari segi pelaksanaannya dan waktu pelaksanaan. Di mana umroh bisa dilakukan kapan saja dan haji hanya dilakukan sekali saja dalam satu tahun.

Hukum Umroh

Umroh bisa dilakukan di hari apapun, kecuali hari tasyrik, di bulan apapun, dan di tahun kapan pun. Daftar sekarang pun besok sudah bisa berangkat, asalkan ada kloter yang tersedia. Walaupun menggunakan sistem kloter, tetapi penantian keberangkatan umroh tidaklah lama. Berbeda dengan haji yang harus menunggu bertahun-tahun.

Bahkan ada yang sampai belasan tahun. Ini dikarenakan jumlah jama’ah haji ada batasannya, sehingga kloternya pun terbatas. Untuk itulah untuk menjawab rasa ketidaksabaran menginjak Tanah Suci, kita bisa melakukan ibadah umroh terlebih dahulu sembari menunggu keberangkatan haji.

Namun bukan berarti bahwa sebelum haji harus umroh terlebih dahulu. Umroh bisa dilakukan setelah kita menyandang gelar haji, sehingga siapa pun bisa melaksanakannya. Untuk itulah hukum umroh adalah sunnah, artinya tidak harus dilaksanakan. Umroh bisa dilaksanakan oleh kita yang mampu. Seperi halnya melaksanakan ibadah haji bagi yang mampu.

Kategori mampu dalam hal ini bukan berarti orang kaya yang bisa berumroh atau berhaji, melainkan juga mampu secara psikis. Kesopanan batin pun juga diperlukan. Bagi siapa yang melaksanakan umroh ini, maka akan mendapatkan pahala. Yang belum melaksanakan pun tidak berdosa.

Namun ada juga para ulama yang menyatakan bahwa hukum melaksanakan ibadah umroh adalah wajib. Di mana memang wajib untuk orang yang dianggap sudah mampu secara materi serta kesiapan diri.

Niat Umroh

Umroh sama dengan melaksanakan ibadah yang lainnya, seperti sholat. Ada niat yang harus dilafadzkan. Kalau niat untuk melaksanakan umroh secara lisan sudah diikrarkan dalam hati, maka hal selanjutnya adalah dengan memanfaatkan ya melalui doa.

Sebelum melaksanakan umroh, kita harus menghafalkan niat umroh ini, karena memang sudah dalam satu rangkaian pengetahuan tentang hukum umroh, niat umroh, rukun umroh, syarat umroh dan keutamaan umroh serta larangan umroh. Paket pengetahuan lengkap yang harus dipahami agar perjalanan ibadah umroh berjalan dengan lancar.

Berikut adalah bacaan niat umroh yang harus kita hafalkan :

Labaika Allaahumma ‘umrah.”

Yang artinya: “Aku datang memenuhi panggilan-Mu untuk berhaji dan umroh.” Niat tersebut hampir sama dengan niat berhaji.

Rukun Umroh

Ini adalah hal yang menjadi tata urutan untuk melaksanakan umroh. Di dalam rukun umroh ini, kita harus melakukan gerakan sesuai dengan yang telah ditentukan. Sama halnya dengan rukun sholat yang harus dilakukan, jika tidak, maka tidak akan sah ibadah kita.

Adapun rukun umroh sebagai berikut :

1. Berniat untuk ihram

Ihram ini adalah sebutan untuk pakaian yang dipakai saat melakukan umroh. Pakaian berwarna serba putih yang harus dipakai oleh jama’ah umroh wanita dan laki-laki. Saat menjalankan umroh, pakaian ini harus dipakai, tidak boleh memakai pakaian lain dengan warna yang berbeda. Kita pun harus selalu dalam keadaan suci.

2. Tawaf

Ini adalah hal yang menjadi inti dari umroh, yakni mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali.

3. Sa’i

Melakukan lari-lari kecil atau disebut dengan Sa’i. Tujuannya adalah sampai di Bukit Marwa.

4. Tahallul atau menggunting rambut

Bagi pria, diwajibkan menggunting rambut hingga setipis-tipisnya. Bisa juga sampai botak sebagai pertanda bahwa kita sudah melaksanakan semua rangkaian kegiatan umroh. Untuk wanita, cukup menggunting beberapa helai rambut saja sebagai syarat yang harus dipenuhi.

5. Tertib

Maksudnya adalah kita harus melaksanakan semua rukun umroh dengan tertib dan urut dari awal hingga akhir. Jangan sampai ada yang tertinggal.

Rukun-rukun umroh tersebut juga sangat penting sifatnya, sehingga masuk juga dalam kategori pengetahuan tentang hukum umroh, niat umroh, rukun umroh, syarat umroh dan keutamaan umroh serta larangan umroh.

Syarat Umroh

Sama dengan menjalankan ibadah sholat, ada syarat yang harus kita penuhi. Sudah akhil baligh adalah salah satu syarat sahnya sholat. Begitu pun dengan syarat sahnya umroh. Di mna syarat ini harus dipenuhi agar umroh berjalan lancar dan ibadahnya benar-benar mabrur.

Secara umum, syarat sahnya umroh adalah juga mampu. Sangat jelas logikanya, karena memang umroh membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Berbeda dengan sholat yang tidak membutuhkan biaya.

Berikut adalah syarat umroh yang perlu kita ketahui dalam rangka mempelajari tentang hukum umroh, niat umroh, rukun umroh, syarat umroh dan keutamaan umroh serta larangan umroh :

1. Islam

Sudah pasti, karena yang melaksanakan umroh adalah orang yang beragama Islam, bukan umat agama lain. Ini jelas, karena memang yang mempercayai adalah orang Islam yang ketentuannya sudah di atur dalam Al Qur’an dan Al Hadist.

2. Sudah dewasa atau baligh

Walaupun masih usia belasan tahun, kita bisa melaksanakan umroh. Asalkan syarat sah umroh sudah terpenuhi yakni sudah baligh. Tanda baligh pada laki-laki adalah sudah mengalami mimpi basah dan khitan. Sedangkan untuk perempuan adalah Sudharto menstruasi.

3. Berakal sehat

Sama seperti syarat sahnya sholat. Orang yang tidak waras, dalam artian mentalnya terganggu tidak diperkenankan untuk melaksanakan umroh.

4. Bukan budak atau merdeka

Dalam hal ini kaitannya adalah dengan biaya umroh yang kita bayarkan ini adalah murni uang kita, keberangkatan umroh kita ini bukan paksaan, dan pastinya sedang tidak memiliki hutang.

5. Mampu

Inilah inti dari syarat sah umroh. Kaitannya adalah dengan hukum umroh yang merupakan Sunnah bagi yang mampu melaksanakan. Maka syarat umroh adalah mampu, untuk kita yang berkecukupan dalam melaksanakannya.

Syarat sah umroh ini sama dengan rukun umroh yang harus dilaksanakan tanpa terkecuali. Semuanya harus terpenuhi.

Keutamaan Melaksanakan Umroh

Umroh yang bisa dilaksanakan kapan saja, kecuali di tanggal 10 sampai dengan 13 Zulhijjah ini adalah ibadah yang tidak kalah penting bagi kita. Tidak kalah penting juga dengan indah haji. Ada pahala yang menanti. Pastinya dampaknya pun akan kita rasakan sendiri, yakni sebuah ketenangan batin. Kita merasa sudah mampu dari segi ekonomi dan mampu dalam hal fisik dan psikis telah melaksanakan ibadah umroh.

Tidak ada batasan dalam melaksanakan ibadah umroh, sehingga bisa saja kita ketagihan karena memang banyak keutamaan yang akan kita dapatkan. Berikut adalah beberapa keutamaan melaksanakan ibadah umroh :

  1. Merasa lebih baik lagi kualitas agama kita. Walaupun belum menyempurnakan rukun Islam, tetapi, kita sudah merasakan lebih baik lagi dalam beribadah setelah melaksanakan ibadah umroh.
  2. Memiliki semangat untuk melaksanakan ibadah lebih baik lagi.
  3. Lebih dekat dengan Allah karena bisa beribadah di Tanah Suci. Merasa bahwa kita telah berdoa di jarak paling dekat dengan Allah.
  4. Hati lebih nyaman, tenang, dan tenteram. Merasakan lebih plong lagi dalam hidup karena umroh bisa dijadikan sebagai ajang wisata rohani. Wisata rohani yang merupakan ajang peningkatan kualitas spiritual.
  5. Lebih semangat lagi untuk menunggu giliran berhaji. Ini dikarenakan kita akan rindu untuk kembali mengunjungi Tanah Suci.

Masih banyak lagi keutamaan umroh yang kita dapatkan. Tidak ada kata kurang puas setelah melaksanakan umroh, karena ribuan umat Islam sangat menginginkan untuk melaksanakan umroh.

Larangan Umroh

Walaupun rukun dan syarat umroh dilaksanakan secara urut dan tidak ada yang ditinggalkan, namun saat larangan umroh dilanggar, maka indah umroh tidak akan sah. Larangan umroh ini adalah hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat menjalanKn ibadah umroh. Berikut adalah beberapa diantaranya :

  1. Tidak boleh memotong kuku.
  2.  Tidak boleh memotong rambut, karena tahalul ini hanya boleh dilakukan usai rangkaian ibadah umroh selesai.
  3. Jangan sampai kulit tubuh ada yang mengelupas. Maka dari itulah tidak boleh menggaruk-garuk dengan keras hingga kulit mengelupas.
  4. Harus akur dengan teman lain atau pasangan. Jangan sampai bertengkar.
  5. Tidak boleh bermesraan, entah sebagai pacar atau pasangan yang sudah sah.
  6. Tidak boleh menyembelih binatang.
  7. Bagi wanita tidak boleh berhias
  8. Semua jamaah umroh tidak boleh memakai wangi-wangian.
  9. Aurat wanita adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Jadi, saat umroh jangan sampai di tunggal-tunggal. Jangan menutup wajah dan telapak tangan dengan kain apapun.
  10. Dilarang mengeluarkan kata-kata yang kotor atau kata-kata yang tidak sopan.
  11. Di dalam hukum umroh, niat umroh, rukun umroh, syarat umroh dan keutamaan umroh serta larangan umroh, menyatakan bahwa saat sedang melakukan serangkaian indah umroh tidak boleh menikah ataupun menikahkan orang lain.
  12. Tanpa mengetahui tujuannya, kita pun tidak boleh berburu.
  13. Saat menjalankan ibadah umroh, jama’ah laki-laki tidak berkenan memakai topi.
  14. Selama melaksanakan rangkaian ibadah umroh, mata kaki harus tetapi terlihat. Mbak Atun tidak boleh menggunakan alas kaki, berupa sandal atau sepatu. Bahkan saat Sa’i berlangsung.
  15. Menurut hukum umroh, niat umroh, rukun umroh, syarat umroh dan keutamaan umroh serta larangan umroh, walaupun melaksanakan umroh dengan pasangan halal atau suami istri, kita dilarang melakukan seks saat sedang proses umroh. Ini akan membatalkan ibadah umroh.

Larangan dalam melaksanakan ibadah umroh adalah untuk kebaikan kita sendiri. Tujuannya adalah untuk memberikan kelancaran dalam ibadah. Larangan tersebut tidaklah lama, karena ibadah umroh tidak mengharuskan menginap atau bermalam, layaknya ibadah haji. Setelah ibadah umroh selesai, kita pun bisa melakukan aktivitas seperti biasa, tanpa harus memperhatikan larangan-larangan tersebut.

Untuk menjadi jama’ah umroh yang mabrur dan mabruroh, kita wajib memahami tentang hukum umroh, niat umroh, rukun umroh, syarat umroh dan keutamaan umroh serta larangan umroh. Tidak perlu bingung tentang bagaimana menjalankannya karena begitu banyak ketentuan yang harus dipatuhi, karena semuanya akan berjalan dengan lancar seiring dengan ibadah umroh yang kita jalani. Yang terpenting adalah ikhlas dengan niat yang sungguh-sungguh karena Allah.

Baca juga:

Share on Whatsapp

Related articles

Paket Internet Umroh dan Haji

Tidak perlu dipungkiri lagi jika dalam melaksanakan ibadah umroh berbagai persiapan akan selalu dilakukan guna membuat ibadah umroh yang Anda jalankan menjadi lebih tenang, nyaman dan juga khusyuk. Salah satu perlengkapan yang memang harus dibawa pada saat melakukan ibadah umroh adalah paket internet umroh yang nantinya akan membantu Anda untuk bisa tetap berhubungan dengan keluarga […]

Learn More

Ini Dia Arti Mimpi Berangkat Umroh

Umroh atau yang lebih dikenal dengan sebutan haji kecil merupakan sebuah ibadah yang jika dilakukan akan mendapatkan suatu kemulyaan di sisi Allah sedangkan jika ditinggalkan tidak akan mendapatkan dosa. Oleh sebab itu, banyak ulama yang menghukumi ibadah umroh sebagai ibadah sunah. Namun, pernahkah Anda tidur dan mengalami mimpi berangkat umroh? Tahukah Anda hal yang demikian […]

Learn More

Dalil Dan Hadits Tentang Haji Dan Umroh

Tidak perlu dipungkiri lagi jika haji dan umroh memiliki perbedaan yang sangat mencolok baik itu dari segi tata caranya dan juga rukunnya. Tidak mengherankan jika kemudian dalil dan hadist tentang haji dan umroh inipun juga cukup berbeda di antara keduanya. Untuk lebih jelas, berikut ulasan singkat terkait dengan dalil sekaligus juga hadist yang berkaitan dengan […]

Learn More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Assalamu'alaikum, ada yang bisa kami bantu?

Kami hadir di sini siap membantu Anda. Silahkan klik untuk chat via Whatsapp.

Customer Service 1

Yesi Saputri

Online

Customer Service 3

Mulya Rahmi

Online

Customer Service 2

Syifa Fauziah

Online

Yesi Saputri

Assalamu'alaikum, ada yang bisa Kami bantu? 00.00

Mulya Rahmi

Assalamu'alaikum, ada yang bisa Kami bantu? 00.00

Syifa Fauziah

Assalamu'alaikum, ada yang bisa Kami bantu? 00.00
%d bloggers like this: