Mengenal 15 Tempat Mustajab Do’a Di Masjidil Haram

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al Baqarah: 186)

Siapa saja yang berdo’a pada Allah dengan menghadirkan hati ketika berdo’a, dan menjauhi hal-hal yang dapat menghalangi terkabulnya do’a (seperti memakan makanan yang haram), maka niscaya Allah akan mengijabahi do’anya.

Baca juga: Perbedaan Haji dan Umrah Yang Perlu Anda Ketahui

Ketahuilah bahwa do’a merupakan sebab utama agar seseorang bisa meraih impian dan harapannya. Oleh karenanya janganlah merasa putus asa dalam berdo’a.

“Tidak ada sesuatu yang lebih besar pengaruhnya di sisi Allah Ta’ala selain do’a.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad)

Bagi jamaah haji maupun jamaah umroh yang berada di Kota Makkah al Mukarramah mesti mengetahui tempat-tempat mustajab berdo’a. Sehingga melaksanakan rangkaian ibadah haji ataupun umroh jangan sampai tempat ini terlewati.

Jamaah umroh Rizkia Tour & Travel PT. Bimalyndo Hajar Aswad keberangkatan 25 Februari 2019, saat ini (Jumat, 28/2, pen) dibawah bimbingan Ustad H. Ade Candoko, Lc, MA masih berada di Makkah melaksanakan rangkaian ibadah shalat wajib di Masjidil Haram, shalat sunat dan ziarah-ziarah ke tempat bersejarah lainnya.

Baca juga: Acara Soft Launching Rizkia Tour & Travel PT. Bimalyndo Hajar Aswad Berizin Resmi Dari KEMENAG Pusat

Sementara jamaah keberangkatan 26 dan 27 Februari, masing-masing dibawah komando Ustad Syafi’i dan Ustad H. Nicky Sondra Edison, Lc masih berada di Madinah Al Munawwarah.

Dari laporan Ustad H. Nicky diketahui bahwa kondisi jamaah Rizkia Tour & Travel PT. Bimalyndo Hajar Aswad yang berada di Madinah kondisinya sehat wal’afiat serta semangat-semangatnya melaksanakan ibadah wajib ke Masjid Nabawi. Apalagi jarak penginapan jamaah sangat dekat sekali dengan masjid.

Bagi jamaah yang berada di Kota Makkah dan Madinah serta jamaah Rizkia Tour & Travel PT. Bimalyndo Hajar Aswad yang akan berangkat, berikut diberikan bekal berupa tempat-tempat mustajab berdo’a,

Baca juga: 11 Tips Memilih Travel Umroh yang Aman – Panduan Lengkap

15 Tempat Mustajab Do’a Di Tanah Suci

Pertama, saat kita melaksanakan Thawaf, tidak ada bacaan wajib dalam melaksanakan thawaf, tidak ada juga doa khusus yang harus dihafalkan. Jemaah juga bisa menggunakan bahasa ibu demi meraih kebahagian dunia dan akhirat.

Kedua, Multazam, tempat atau jarak antara sudut Hajar Aswad dan pintu Ka’bah. Multazam merupakan tempat paling utama. Merengeklah disana kepada Allah SWT. Jika memungkinkan, pegang pintu Ka’bah, cucurkanlah air mata sambil memohon apapun yang kita inginkan, baik kebahagiaan duniawi maupun ukhrawi.

Ketiga, di bawah Mizab (pancuran Ka’bah). Talang air ini terletak di arah Hijir Ismail. Pancuran ini belum ada di zaman Nabi Ibrahim as. Talang ini dibuat suku Quraisy bersamaan dengan dibuatnya atap Ka’bah. Di bagian depannya tertulis lafal Bismillahi ar-Rahman ar-Rahim, sedangkan pada sisi kirinya tertulis kalimat dalam bahasa Arab yang artinya, ‘talang ini diperbaharui pelayan dua tanah suci, Fahd bin Abdul aziz Al Sa’ud, Raja Arab Saudi’. Usai berthawaf, jemaah haji atau umrah biasanya menyempatkan diri berlama-lama memanjatkan doa di sini.

Keempat, dalam Ka’bah. Ini tentu sulit. Namun Rasullah SAW pernah membawa Aisyah ra ke Hijir Ismail saat Aisyah meminta izin salat di dalam Ka’bah. Saat itu, Rasullah SAW bersabda, “Salatlah di sini kalau ingin salat di dalam Ka’bah, karena ini termasuk bagian dari Ka’bah”. Karena itu tidak dibenarkan seseorang berthawaf dalam area Hijir Ismail, karena Hijir Ismail merupakan bagian dari Ka’bah.

Kelima, dekat sumur Zamzam. Sumur ini terletak 21 meter dari lokasi Ka’bah. Kedalamannya mencapai 30 meter dan terbagi dalam tiga bagian, dari arah bukit Shafa, dari arah Ka’bah dan dari arah bukit. Minumlah air zamzam sambil berdoa. Ulama mengajarkan agar zamzam diminum dalam tiga kali tegukan. Tegukan pertama hendaknya berdoa agar dimantapkan iman, tegukan kedua agar dianugerahi ilmu pengetahuan, dan tegukan ketiga agar memperoleh rezeki halal yang memuaskan.

Keenam, di bukit Shafa. Shafa merupakan bukit yang masuk bagian Masjidil Haram. Shafa merupakan titik awal dilaksanakannya sa’i. Ketujuh, di bukit Marwah. Marwah bagian bukit yang masuk Masjidil Haram. Marwah merupakan titik akhir dilaksanakannya sa’i. Kedelapan, saat melakukan sa’i. Sa’i adalah berjalan sebanyak 7 kali putaran antara bukit Shafa dan Marwah. Prosesnya dilakukan setelah thawaf, dimulai dari bukit Shafa dan diakhiri di bukit Marwah. Tidak ada bacaan wajib. Namun disarankan berdoa sesuai kemampuan, dan beristigfar.

Kesembilan, di belakang Maqam Ibrahim. Jika berhaji atau umrah, sesudah melaksanakan thawaf tujuh putaran dan berdoa sejenak di Multazam, umat Islam disunatkan salat di belakang maqam Ibrahim. Maqam Ibrahim sendiri lokasinya masih di dekat Ka’bah, tidak jauh dari Multazam.

Kesepuluh, Arafah (saat wukuf), berlangsung dari dzuhur sampai terbenamnya matahari.

Kesebelas, Muzdalifah, kawasan antara Mina dan Arafah. Lokasinya sekitar 10 km dari Mekah. Muzdalifah panjangnya kurang dari 4 km, berada pada satu wilayah sempit antara dua gunung yang berdekatan setelah Arafah.

Keduabelas, Mina, kawasan berbukit panjangnya 3-5 km, letaknya antara Mekah dan Muzdalifah. Jaraknya dari Mekah sekitar 7 km. Di Mina terdapat jamarat.

Ketiga belas sampai kelima belas di tempat atau setelah selesai melontar pada ketiga tempat melontar, yakni Ula, Wastha, dan Aqabah. Kesepuluh sampai kelima belas dilaksanakan bersamaan dengan proses haji.

Rizkia Tour & Travel PT. Bimalyndo Hajar Aswad siap memfasilitasi jamaah untuk berdo’a di tempat-tempat mustajab tersebut. Oleh karenanya, daftarkanlah diri anda ke :

HP: 0812-6728-1898
WA : 0812-6728-1898

Penulis: Ust. Hendri

Share on Whatsapp

Related articles

Apa Hukum Badal Umroh Dan Cara Pelaksanaannya (Disertai Dalil)

Rizkia Tour & Travel – Apakah Anda pernah mendapati kejadian seseorang yang meninggal namun belum sempat berkunjung ke tanah suci untuk melaksanakan umroh? Lantas, bagaimana menyikapi hal tersebut? Disebutkan bahwa kondisi yang demikian ini dikenal dengan sebutan badal umroh. Jadi, sama halnya dengan ibadah haji yang adanya badal haji untuk orang yang sudah meninggal dan […]

Learn More

Perbedaan Haji dan Umrah Yang Perlu Anda Ketahui

Ibadah haji dan umroh adalah ibadah yang bersifat maliyah mahdhoh, atau ibadah yang erat hubunganya dengan harta benda. Ibadah umroh saat ini sering dijadikan sebagai alternatif perjalanan ibadah menuju tanah suci menggantikan ibadah haji. Hal ini disebakannya sistem antrian haji yang begitu lama. Terhitung tahun 2019 ini setiap pendaftaran baru harus menunggu 17 tahun ke […]

Learn More

Hukum Dan Syarat Orang Yang Wajib Melaksanakan Haji

Naik haji bagi yang sanggup melakukannya adalah merupakan Rukun Islam yang kelima. Pengertian haji menurut bahasa adalah menyengaja, sedangkan menurut istilah syar’i haji memiliki makna: suatu amalan ibadah yang dilakukan dengan sengaja datang ke Baitullah di Mekkah al- Mukarramah dengan maksud untuk beribadah dengan ikhlas hanya mengharapkan ridha Allah swt dengan syarat dan rukun tertentu. […]

Learn More
Assalamu'alaikum, ada yang bisa kami bantu?

Kami hadir di sini siap membantu Anda. Silahkan klik untuk chat via Whatsapp.

Customer Service 1

Yesi Saputri

Online

Customer Service 3

Mulya Rahmi

Online

Customer Service 2

Syifa Fauziah

Online

Yesi Saputri

Assalamu'alaikum, ada yang bisa Kami bantu? 00.00

Mulya Rahmi

Assalamu'alaikum, ada yang bisa Kami bantu? 00.00

Syifa Fauziah

Assalamu'alaikum, ada yang bisa Kami bantu? 00.00